Selasa, 03 Agustus 2021

Metode Pembuktian dengan Metode Matematika

 



KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 METODE PEMBUKTIAN DENGAN INDUKSI MATEMATIKA































Konsep Nilai Mutlak

  KEGIATAN PEMBELAJARAN 1  KONSEP NILAI MUTLAK











Materi Bahasa Indonesia Kelas XII (Pertemuan ke-1)

 KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 

Kebahasaan Artikel dan/atau Buku Ilmiah 

Uraian Materi 

 Pada pembahasan modul sebelumnya, kalian telah mampu menyusun dan membedakan antara kalimat opini dan fakta yang terdapat dalam sebuah artikel.  Pada modul ini, kalian harus mampu menganalisis kebahasaan yang terdapat dalam sebuah artikel dan buku ilmiah. 

Namun, sebelum menganalisis kebahasaan, perlu kalian diingatkan kembali struktur dari artikel ini. 

 Struktur Artikel 

1.  Pengenalan isu, yakni permasalahan, fenomena, peristiwa aktual. Bagian ini sama dengan teks editorial. Perbedaannya, isu dalam teks editorial dipilih oleh redaksi media itu sendiri, sedangkan isu dalam artikel ditentukan berdasarkan minat penulisnya. Bagian ini juga berbeda dengan karya ilmiah, yang tidak memperhatikan isu tertentu. Artikel ilmiah biasanya diawali dengan pernyataan umum berupa pengenalan masalah atau gagasan pokok (tesis) yang dianggap penting oleh penulis dan menarik untuk dibahas atau dicari cara penyelesaiannya. 

 2.  Rangkaian argumentasi berupa pendapat atau opini penulis terkait dengan isi ataupun topik yang dibahas. Bagian ini dilengkapi oleh sejumlah teori, pendukung, dan fakta baik yang diperoleh melalui pengamatan, wawancara, atau sumber-sumber lain. (artikel opini atau artikel ilmiah populer untuk teori tidak terlalu ditekankan). 

 3.  Penegasan kembali atas pembahasan sebelumnya. Bagian ini dapat disertai dengan solusi, harapan, ataupun saran-saran. Artikel juga ditandai dengan oleh penggunaan kata-kata yang bermakna lugas atau makna denotasi. Selain itu, dikenal pula makna kias atau makna konotasi. Makna konotasi sebenarnya merupakan makna denotasi yang telah mengalami penambahan. 

CARA MENCEGAH ASAM LAMBUNG NAIK 
 
Beberapa cara alami yang bisa dilakukan sebagai cara mencegah asam lambung naik adalah: 
1.  Tidak makan berlebihan 
Pada orang yang mengalami masalah dengan asam lambung, otot antara perut dan esofagus tak bisa menutup dengan sempurna. Akibatnya, asam lambung bisa naik kembali ke esofagus terutama setelah makan. Untuk itu, cara mencegah asam lambung naik bisa dengan menghindari makan dengan porsi terlalu besar. Siasati dengan makan dalam porsi kecil, tetapi durasinya lebih sering. 
2.  Mengurangi berat badan 
Penumpukan lemak di perut bisa membuat tekanan otot pembatas antara perut dan esofagus semakin besar. Istilah medis untuk kondisi ini adalah hiatus hernia. Itulah mengapa orang obesitas hingga ibu hamil kerap merasakan asam lambung naik lebih sering disertai heartburn. Dengan demikian, mengurangi berat badan sebaiknya menjadi prioritas bagi orang obesitas sebagai cara mencegah asam lambung naik. Bagi ibu hamil, mengatur asupan nutrisi juga penting. Hamil bukan berarti lampu hijau untuk mengonsumsi banyak kalori tanpa dipantau.
3.  Diet rendah karbohidrat 
Salah satu cara mencegah asam lambung naik bisa dengan melakukan diet rendah karbohidrat. Ini berkaitan dengan karbohidrat yang tidak dicerna maksimal bisa menyebabkan bertambahnya jumlah bakteri dan tekanan di dalam abdomen. Bahkan, banyak yang menyebut karbohidrat sebagai salah satu pemicu naiknya asam lambung naik. 
4.  Batasi asupan alkohol 
Mengonsumsi alkohol juga dapat berpengaruh pada naiknya asam lambung. Tak hanya itu, otot lower esophageal sphincter antara esofagus dan perut juga semakin tidak bisa menutup rapat. Lebih jauh lagi, terlalu banyak minum alkohol membuat esofagus kesulitan membersihkan asam. 
5.  Minum kopi sewajarnya 
Jika ada pertanyaan apa saja bahaya minum kopi, risiko mengalami asam lambung naik adalah salah satunya. Kafein membuat otot pembatas esofagus dan perut menjadi rileks sehingga asam lambung rentan naik kembali. Meski demikian, bukti ilmiah terkait klaim ini masih terus dikembangkan. 
6.  Mengunyah permen karet 
Beberapa penelitian menyebut mengunyah permen karet dapat menurunkan kadar asam di esofagus. Permen karet mengandung bikarbonat yang efektif meningkatkan produksi saliva. Meski demikian, ini hanya merupakan cara mencegah asam lambung naik bukan cara untuk meredakannya. 
7.  Hindari minuman bersoda 
Selain kandungan gula yang tinggi, minuman bersoda juga bisa memperparah kondisi naiknya asam lambung pada penderita GERD. Lagi-lagi, minuman bersoda juga membuat otot lower esophageal sphincter menjadi lebih lemah dibandingkan dengan minum air putih. 
8.  Hindari cokelat 
Jika cokelat termasuk salah satu camilan favorit penderita GERD, sebaiknya pertimbangkan untuk menghindari atau setidaknya menguranginya. Sebuah penelitian menyebut mengonsumsi sirup cokelat sebanyak 120 ml dapat membuat otot pembatas esofagus dan perut menjadi lebih lemah. Meski demikian, masih perlu penelitian lebih jauh terkait rekomendasi ini. 
9.  Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi 
Terkadang, ada orang yang mengalami asam lambung naik saat malam hari. Ini bisa mengganggu kualitas tidur bahkan menyebabkan sulit tidur semalaman. Cara menyiasatinya bisa dengan membuat posisi kepala lebih tinggi sehingga risiko heartburn bisa berkurang. 
 
Dari beberapa cara mencegah asam lambung naik di atas, ada yang benar-benar terbukti lewat penelitian ilmiah. Namun ada pula yang masih perlu penelitian lebih jauh lagi. Terlepas dari itu, kondisi tubuh setiap orang berbeda. ()Sudahkah kalian mencermati  artikel tersebut, apa yang kalian temukan dalam penggunaan bahasanya? 
 
Penggunaan Bahasa dalam Artikel 
 
1. Penggunaan istilah 
 
Contoh: 
Mengurangi berat badan 
Penumpukan lemak di perut bisa membuat tekanan otot pembatas antara perut dan esofagus semakin besar. Istilah medis untuk kondisi ini adalah hiatus hernia. Itulah mengapa orang obesitas hingga ibu hamil kerap merasakan asam lambung naik lebih sering disertai heartburn. Dengan demikian, mengurangi berat badan sebaiknya menjadi prioritas bagi orang obesitas sebagai cara mencegah asam lambung naik. Bagi ibu hamil, mengatur asupan nutrisi juga penting. Hamil bukan berarti lampu hijau untuk mengonsumsi banyak kalori tanpa dipantau. 
 
2. Penggunaan kata kerja mental (kata kerja abstrak) 
 
Contoh: 
Asam lambung naik atau acid reflux bisa terjadi kapan saja dan menyebabkan rasa tidak nyaman di ulu hati hingga tenggorokan. Cara mencegah asam lambung naik bisa dengan mengubah pola makan hingga menyiasati siklus tidur. Terlebih bagi orang yang menderita GERD, ciri-ciri asam lambung naik biasanya terjadi tidak lama setelah waktu makan. 
 
3. Penggunaan kata rujukan 
 
Contoh 1 
Fakta-fakta yang menujukkan kesenjangan gender pada bidang pendidikan tampak pada proses pembelajaran di sekolah kurang. Siswa laki-laki selalu ditempatkan  dalam posisi yang lebih menentukan. 
 
Contoh 2 
Menurut laporan yang dikeluarkan tanggal 20 Juli 2020 yang lalu, vaksin ini telah sukses melewati uji coba klinis tahap I dan II.   
 
Contoh 2 
Berdasarkan penelitian-penelitian, program kesetaraan gender melalui sekolah memberikan dampak yang signifikan dalam penelusuran bias gender di masyarakat. 
 
Teks artikel biasanya mengungkapkan  referensi dari sumber-sumber tertentu yang mungkin dikutip oleh penulis untuk menguatkan pendapat penulis itu sendiri. Oleh karena itu, kata-kata yang bermakna merujuk banyak digunakan di dalam teks artikel. 
 
4. Penggunaan kata keterangan/adverbia frekuentatif 
Diperlukan untuk meyakinkan pembaca, seperti selalu, biasanya, sebagian besar, sering, kadang-kadang, dan jarang. 
 
Contoh: 
Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi 
Terkadang, ada orang yang mengalami asam lambung naik saat malam hari. Ini bisa mengganggu kualitas tidur bahkan menyebabkan sulit tidur semalaman. Cara menyiasatinya bisa dengan membuat posisi kepala lebih tinggi sehingga risiko heartburn bisa berkurang. Itulah mengapa orang obesitas hingga ibu hamil kerap merasakan asam lambung naik lebih sering disertai heartburn. 
 
5. Penggunaan konjungsi untuk menata argumentasi 
Misalnya, pertama, kedua, berikutnya, selanjutnya, dan lain sebagainya.    
  Contoh: 
Akibatnya, asam lambung bisa naik kembali ke esofagus terutama setelah makan. Lebih jauh lagi, terlalu banyak minum alkohol membuat esofagus kesulitan membersihkan asam. 
   
6. Penggunaan konjungsi untuk memperkuat argumentasi 
Misalnya, selain itu, sebagai, contoh, misalnya, padahal, justru.  
Contoh: 
Lagi-lagi, minuman bersoda juga membuat otot lower esophageal sphincter menjadi lebih lemah dibandingkan dengan minum air putih.    Tak hanya itu, otot lower esophageal sphincter antara esofagus dan perut juga semakin tidak bisa menutup rapat. 
 
7.  Adanya penggunaan kalimat retoris 
1) Mengapa kemampuan literasi baca-tulis perlu ditumbuhkan terutama di kalangan peserta didik? 
2) Seberapa pentingkah kemampuan literasi baca-tulis bagi peserta didik? 
3) Pertanyaan lebih jauh, seberapa pengaruhkah kemampuan literasi baca-tulis terhadap masa depan suatu bangsa? 
 
8.  Penggunaan konjungsi kausalitas dan konsekuensi, seperti sebab, karena,  sebab, oleh karena itu, sehingga, hingga 1) Asam lambung naik atau acid reflux bisa terjadi kapan saja dan rasa tidak nyaman di ulu hati hingga tenggorokan. 2) Hal ini karena berkaitan dengan kultur lisan yang lebih dominan daripada baca-tulis dalam lingkungan peserta didik. 
 
 2.  Membandingkan Unsur Kebahasaan Artikel Opini dan Buku Ilmiah 
 
Setelah kalian menemukan unsur kebahasaan pada teks artikel, kalian akan membandingkan buku ilmiah atau tulisan karya ilmiah. Seperti yang sudah kalian pelajari pada modul sebelumnya bahwa artikel opini ada kesamaan dengan artikel ilmiah. 
 
Karya Ilmiah Murni 
 
Bahasa yang di gunakan adalah bahasa baku. Cara penulisan yang sistematis, dan memenuhi kaidah-kaidah penulisan karya ilmiah. Topik bahasan membahas permasalahan dalam bidang ilmiah dan penelitian yang jauh dari jangkuan masyarakat awam. Karya ilmiah murni dapat kita jumpai pada jurnal imiah,tugas ahir kuliah berupa skripsi,tesis,disertasi dan hasil penelitian ‘ 
Contoh karya ilmiah murni adalah makalah,skripsi,tesis,disertasi,dan jurnal penelitian Karya Ilmiah Populer /Artikel Opini 
 
Bahasa yang digunakan tidak baku, karena karya ilmiah populer lebih mengutamakan pemahaman masyarakat awam terhadap karya tersebut. Cara penulisan yang sistematis , tetapi tidak berdasar kaidah-kaidah penulisan karya ilmiah yang mencakup bahasa bab per bab. 
Topik bahasan cenderung membahas permasalahan yang berkaitan dengan masyrakat dan masalah di sekitarnya. Karya ilmiah populer dapat kita jumpai pada majalah,koran,atau tabloid. 
Contoh dari karya ilmiah populer adalah cara memelihara kesehatan di usia tua,mengembangkan kreativitas buah hati, managemen waktu yang efektif   
   
Persamaan Karya Ilmiah Murni dan Populer 
 
Sama-sama menggunakan metode ilmiah yang sistematis, menyajikan data, netral, dan objektif 
 
Cermati kedua kutipan berikut 
 
Kutipan 1 
 
Indah dan aneh. Itu yang terucap saat kita perhatikan tumbuhan yang bentuknya, seperti kantong dan bergelantungan di setiap ujung daun itu. Bunga itu tidak lain adalah kantong semar. "Sincerek", begitulah orang Sumatera Barat menyebut tumbuhan yang termasuk golongan Nepenthes ini. Secara sepintas lalu memang tumbuhan ini menampilkan keindahan dan keunikan dari kantong-kantong yang berwarna cerah. Namun di balik semua itu, tumbuhan ini merupakan penjebak serangga yang ulung. 
 
Tumbuhan ini bentuknya memang aneh. Bila dilihat dari batangnya, tumbuhannya tak jelas dan mirip herba - tumbuhan berbatang lunak dan tak berkayu. Namun, apabila diperhatikan lebih jelas lagi cabang tumbuhan ini sama sekali tak lunak, malah terlihat, seperti rotan dan kita pun menyebutnya sebagai perdu atau pohon. Tetapi dari semuanya itu sosoknya pun tak mirip dengan pohon. Lantas disebut apa ya tumbuhan yang aneh ini? 
  
Kutipan 2 
Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia pada buku Edison A. Jamli, 2005. Proses globalisasi berlangsung melalui dua dimensi, yaitu dimensi ruang dan waktu. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, dan terutama pada bidang pendidikan. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Dewasa ini, teknologi informasi dan komunikasi berkembang pesat dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Oleh karena itu globalisasi tidak dapat dihindari kehadirannya, terutama dalam bidang pendidikan. 
 
Bagaimana, dapatkah kalian merasakan perbedaannya? Pada kutipan 1 ketika membaca, kalian akan langsung paham, berbeda dengan kutipan 2. Penggunaan bahasanya juga terasa berbeda. Pada kutipan 1 bahasanya lebih luwes, sedangkan kutipan 2, penggunaan bahasa terasa lebih kaku. Menurut kalian lebih menarik yang mana?

Tonton Video berikut




Cermati artikel berikut! 
 
Ayo Cuci Tangan, agar Coronavirus Tidak Menyerang 
 
Artikel By : dr. Jonathan Christopher 
 
Akhir-akhir ini, dunia dihebohkan dengan infeksi virus baru yang bernama Coronavirus. Banyak 
korban yang meninggal akibat virus ini karena gagal napas. Vaksin dan pengobatan yang spesifik 
belum ditemukan untuk mengobati infeksi virus ini. Namun, tahukah Anda bahwa penyebaran 
virus tersebut dapat dicegah dengan tindakan mudah seperti mencuci tangan? Apakah Anda 
mengetahui kapan dan cara mencuci tangan yang benar? Simaklah artikel berikut ini untuk dapat 
mencegah, tak hanya infeksi Coronavirus, namun penyakit-penyakit menular lainnya. 
 
Coronavirus atau “Coronavirus disease 2019” (COVID-19) merupakan sebuah virus baru yang 
menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan pada manusia dan dapat menular antarsesama 
manusia. Virus ini ditemukan pertama kali pada sebuah tempat di Cina bernama Wuhan. Hingga 
22 Maret 2020, terdapat 292.142 kasus terkonfirmasi dari berbagai negara, termasuk Cina, 
Singapura, Malaysia, Jepang, Vietnam, Australia hingga Perancis, Amerika Serikat dan Indonesia. 
 
Gejala dari virus ini dapat berupa demam, batuk, dan sesak napas. Jika kalian mengalami gejala 
tersebut, khususnya bagi yang dalam waktu dekat memiliki kontak dengan seseorang yang baru 
kembali dari Cina atau seseorang yang baru bepergian dari luar negeri, harap periksakan diri 
Anda ke fasilitas kesehatan terdekat. 
 
Seseorang dapat ditularkan Coronavirus melalui droplet dari saluran pernapasan yang diproduksi 
saat orang terinfeksi batuk atau bersin, mirip dengan cara influenza atau virus saluran pernapasan lainnya menular. Proses penularan dapat diteruskan bila seseorang menyentuh objek 
yang terdapat droplet virus tersebut kemudian menyentuh mulut, wajah atau mata sendiri atau 
bahkan orang lain. Maka penting untuk kita menjaga kerbersihan, salah satunya yaitu dengan 
mencuci tangan. 
 
Mencuci tangan mungkin terlihat mudah dan sering diremehkan hingga dilupakan. Namun, 
tahukah Anda bahwa mencuci tangan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam dunia 
medis, hingga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membuat sebuah kampanye global untuk 
menyatakan setiap tanggal 15 Oktober adalah Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS). 
Begitu banyak penyakit yang dapat ditularkan seperti penyakit saluran pernapasan, diare, infeksi 
cacing dan penyakit kulit. Dengan hanya mencuci tangan, tingkat infeksi saluran pernapasan 
dapat menurun hingga 16-25%. Lalu kapan waktu yang tepat untuk kita perlu mencuci tangan? 
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan Kementerian Kesehatan, berikut 
adalah saat-saat kita perlu mencuci tangan: 
 
1.  Sebelum, saat, dan sesudah menyiapkan makanan. 
2.  Sebelum dan setelah makan. 
3.  Sebelum menyusui bayi. 
4.  Sebelum dan setelah mengasuh seseorang yang sakit di rumah. 
5.  Setelah buang air. 
6.  Setelah batuk atau bersin. 
7.  Setelah menyentuh sampah. 
8.  Setelah beraktivitas seperti mengetik, menyentuh uang, hewan atau binatang, berkebun. 
 
Setelah mengetahui waktu yang tepat untuk mencuci tangan, Anda juga perlu mengetahui 
langkah-langkah yang tepat untuk mencuci tangan dengan benar. Menurut Kementerian 
Kesehatan, mencuci tangan terbagi dalam 5 langkah: 
 
Basahi seluruh tangan dengan air bersih yang mengalir. 
Ambil dan gosok sabun ke daerah telapak, punggung tangan, dan sela-sela jari. 
Bersihkan bagian bawah kuku. 
Bilas tangan dengan air bersih yang mengalir. 
Keringkan tangan dengan handuk atau tisu atau dengan cara diangin- anginkan. 
 
Dianjurkan untuk mencuci tangan selama 20 detik, atau lebih mudah dengan menyanyikan lagu 
“selamat ulang tahun” sebanyak 2 kali. Bila tidak terdapat sabun dan air mengalir, dapat 
menggunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60%. 
 
Tidak sulit bukan? Dengan melakukan hal yang mudah ini, Anda dapat mencegah infeksi virus 
pada diri sendiri, orang sekitar, dan bahkan komunitas seperti keluarga dan tempat kerja. Setiap 
hari Anda beraktivitas, ingatlah untuk selalu mencuci tangan pada saat yang tepat dengan benar 
sehingga Anda terhindar dari infeksi virus. 








Senin, 02 Agustus 2021

Informasi Dalam Teks Prosedur

 Pertemuan Online ke-1

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 

Pernyataan Umum dalam Teks Prosedur 

Pengertian Teks Prosedur 

 

Teks  Prosedur  adalah  teks  yang  berisi  cara,  tujuan  untuk  membuat  atau 

melakukan  sesuatu  hal  dengan  langkah  demi  langkah  yang  tepat  secara  berurutan 

sehingga  menghasilkan  suatu  tujuan  yang  diinginkan.  Teks  prosedur  biasanya 

terdapat  pada  tulisan  yang  mengandung  cara,  tips  atau  tutorial  melakukan  langkah 

tertentu.  Di dalam  teks  prosedur  terdapat  kata  imperatif  atau  kata  perintah  untuk 

melakukan  apa  yang  dibahas  pada  teks  agar  si  pembaca  melakukan  apa  yang 

diperintahkan pada isi teks tersebut. 

Misalnya kamu sedang mencari tulisan cara memutihkan wajah melalui internet. Nah, 

pada  teks  tulisan  tersebut  akan terdapat cara  atau  langkah  bagaimana  memutihkan 

wajah  sehingga  menghasilkan wajah  yang putih  bersih  seperti  yang  kamu  inginkan. 

Cara  yang  disajikan  pun  langkah  demi  langkah  secara  berurutan  agar  si  pembaca 

mampu mengikuti tutorial yang disajikan.  

 

Tujuan Teks Prosedur 

Teks prosedur bertujuan untuk memudahkan pembaca maupun pendengar agar dapat mengikuti langkah atau perintah dari isi teks yang tujuan akhirnya bisa sesuai keinginan pembaca maupun pendengar. 

 Jenis-Jenis Teks Prosedur 

Teks prosedur terdiri atas  tiga  jenis,  yaitu teks prosedur sederhana, kompleks,  dan protokol. 

1.  Teks Prosedur Sederhana 

Teks  prosedur  sederhana  yaitu  teks  yang  berisi  langkah-langkah  sederhana  yang biasaya hanya terdiri atas  2-4 langkah saja dalam melakukannya. Contohnya, cara login facebook, membuka WA, twitter, instagram, dan sebagainya. 

2.  Teks Prosedur Kompleks 

Teks  prosedur  kompleks  yaitu  teks  yang  berisi  banyak  langkah  dalam melakukannya.  contohnya,  cara  membuat  sambal  balado,  cara  mengajukan pembuatan  kartu  SIM,  cara  memperpanjang  STNK,  prosedur  pembuatan KTP, pembuatan paspor, dan sebagainya. 

3.  Teks Prosedur Protokol 

Teks prosedur protokol adalah teks yang pada setiap langkahnya bisa diubah tidak harus  runut,  walaupun  berubah,  tetapi  hasil  akhirnya  tetap  sama.  misalnya,  jika memasak  mie  instan  kita  bisa  merebus  dengan  memasukan  mie  dan  bumbu kedalam air rebusan dari tungku atau bisa memasukkan air panas ke dalam wadah yang berisi mie lalu memasukkan bumbu.

Mengorganisasikan  Informasi dalam Teks Prosedur 

Kegiatan  mengontruksi  berkaitan  dengan  mengorganisasikan  informasi  dalam  teks prosedur,  yakni kegiatan  menelaah  teks prosedur  untuk  menemukan  bagian-bagian yang  termasuk  ke  dalam  pernyataan  umum  dan  tahapan-tahapan  melakukan  suatu kegiatan atau suatu pekerjaan. 

 Pernyataan Umum dalam Teks Prosedur 

Pernyataan  umum  atau  penjelasan  umum  atau  bisa  disebut sebagai  pembuka dalam teks prosedur ialah tulisan yang berisi tujuan atau hasil akhir yang akan dicapai jika seseorang  mengikuti  langkah-langkah  yang  ada  pada  teks  tersebut.  Sementara  itu, tahapan-tahapan ialah prosedur yang harus/wajib diikuti agar mencapai tujuan yang diinginkan dengan tepat. Contoh Teks Prosedur 

 Cara Membuat Akun Twitter 

  Twitter  merupakan  salah  satu  media  sosial  layaknya  seperti Facebook.  Twitter bukan  hanya  digunakan  di  Indonesia,  namun  Twitter  telah  banyak  digunakan  di seluruh  dunia,  pengguna twitter hampir  menyentuh  semua  lapisan masyarakat,  baik dari kalangan menengah keatas ataupun sebaliknya. Bagaimana cara mendaftar akun Twitter? Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mendaftar akun Twitter dengan baik dan benar. 

  1. Langkah  pertama,  silahkan  Anda  pergi  menuju  halaman Twitter  atau  dengan menggunakan link berikut ini https://twitter.com/. 
  2. Selanjutnya Anda akan melihat kolom-kolom untuk mendaftar twitter, silahkan isi semua kolom- kolom tersebut dengan baik dan benar. 
  3. Tahap  berikutnya  yaitu  tahap  konfirmasi  data  pendaftaran  dan  memasukan  data nama pengguna. 
  4. Pada tahap yang in Anda akan diperkenalkan mengenai Twitter. Silahkan Anda klik “Ayo!” untuk menuju tahap berikutnya. 
  5. Lalu tahap selanjutnya Anda akan diminta untuk memilih minat Anda, minat yang dipilih akan menentukan halaman-halaman yang akan Anda ikuti pertama kali. 
  6. Anda akan diminta  melihat 40 daftar untuk Anda ikuti. Jika sudah selesai, silahkan klik “ikuti dan lanjutkan” untuk menuju tahap selanjutnya. 
  7. Selanjutnya Anda akan diminta mengupload foto untuk profil Anda. 
  8. Pada  tahap  ini  Anda  diminta  untuk  memasukkan  email,  setelah  itu  Anda  harus verifikasi email. Setelah itu akun Twitter Anda berhasil digunakan.

Perlu  Kalian  ketahui  bahwa pada  contoh  teks  prosedur  di atas  terdapat  bagian  yangmengungkapkan pernyataan-pernyataan umum, yaitu: 

 Twitter merupakan salah satu media sosial layaknya seperti Facebook. Twitter bukan hanya  digunakan  di  Indonesia,  namun Twitter  telah  banyak  digunakan  di  seluruh dunia,  pengguna twitter hampir  menyentuh  semua  lapisan  masyarakat,  baik  dari kalangan menengah keatas ataupun sebaliknya.  

Untuk Lebih Memahami Materi Tonton Video di bawah ini tentang Pernyataan Umum dalam Teks Prosedur. Selamat menonton, sukses selalu buat kalian semua



D.  Penugasan Mandiri  

 
Bacalah Teks Prosedur di bawah ini! 
 
Kiat Berwawancara Kerja 
  
Bagi  perusahaan,  wawancara  ialah  peluang  untuk  menggali  kualifkasi  calon pegawai  secara  lebih  mendalam,  melihat  kecocokannya  dengan  posisi  yang ditawarkan, kebutuhan dan sifat perusahaan. Wawancara pun menjadi ajang tanya tanggapan antara pewawancara dengan calon.  Agar  praktis dipahami  oleh  kawan  bicara, kita  harus  berbicara  dengan  jelas.  Jaga biar  kita  tidak  berbicara  terlalu  cepat  atau  lambat,  atur  juga  bunyi  biar  terang terdengar.  Suara  yang  terlalu  pelan  membuat  kita  terlihat  kurang  percaya  diri, sementara bunyi yang terlalu keras membuat kita terlihat agresif. Penggunaan bahasa yang baik juga menjadi suatu keharusan. 
  Selain itu, perhatikan betul apa yang disampaikan pewawancara biar kita sanggup memerikan  jawabanan  yang  relevan.  Tak  ada  salahnya  menanyakan  kembali  atau mencoba  mengulangi  pertanyaan  yang  diajukan  untuk  memastikan  bahwa pemahaman  kita  sudah  benar.  Namun,  tidakboleh  melakukannya  terlalu  sering alasannya ialah justru akan membuat pewawancara mempertanyakan daya tangkap kita. 
  Bahasa  tubuh  pun  ikut  memegang  peranan.  Gerakan  nonverbal  ibarat mengangguk atau perilaku tubuh yang agak condong ke depan menunjukkan bahwa kita  tertarik  pada  apa  yang  disampaikan  si  pewawancaraa.  Pastikan  pula  kita menjaga  kontak  mata  dengan  pewawancara,  alasannya  ialah  kontak  mata  penting dalam proses komunikasi, termasuk dalam wawancara kerja.  Singkatnya, akan lebih baik jikalau kita bisa menampilkan perilaku yang antusias secara ekspresi maupun nonverbal. Oleh alasannya ialah itu, hindari bahasa tubuh yang sanggup diartikan negatif, ibarat menggoyangkan kaki, mengetuk-ngetuk jari, atau  menghindari  kontak  mata.  Teknik  berbicara  yang  percaya  diri  namun  tidak terkesan sombong sanggup menarikdanunik minat pewawancara. Pada saat berbicara, hindari uraian yang panjang lebar dan bertele-tele. Cobalah mengemas kalimat secara singkat dan serius, namun tetap menarik dan unik. Kita dibutuhkan bisa menunjukkan bahwa kita ialah orang yang tepat untuk posisi yang ditawarkan. Ceritakanlah kemampuan atau pengalaman yang relevan dengan posisi tersebut. Hindari mengKoreksi atasan atau rekan kerja sebelumnya alasannya ialah ini menunjukkan perilaku yang tidak professional. 
  Selama  wawancara  berlangsung,  jadilah  diri  sendiri.  Ungkapan  ini  mungkin terdengar klise,  namun  jauh  lebih  baik  menjadi  diri sendiri  dan  berbicara  dengan jujur,  daripada  mencoba  menyampaikan  sesuatu  yang  berdasarkan  kita  akan membuat  pewawancara  merasa  terkesan.  Jangan  melebih-lebihkan  kualifkasi  kita, apalagi  mengelabui  dengan  mempersembahkan  data yang  tidak  benar.  Cepat  atau lambat,  pewawancara  akan  menemukan  bahwa  data  tersebut  spesialuntuklah karangan. Tunjukkan bahwa kita bisa mengenali diri kita sendiri dengan tepat. 
  Pewawancara  biasanya  mempersembahkan  peluang  kepada  kita  untuk mengajukan pertanyaan di final wawancara. Gunakanlah peluang ini secara elegan dengan cara menunjukkan rasa ingin tahu kita tentang lingkup dan deskripsi kiprah posisi yang dilamar, peluang pengembangan diri, dan sebagainya. Ini wajar, alasannya ialah bersikap pasif dan menyerahkan segala sesuatu kepada pihak perusahaan tidak akan menambah nilai kita di mata pewawancara. 
  Calon  yang  mau  bertanya  dalam  porsi  yang  tepat  menunjukkan  kesungguhan minatnya pada posisi yang ditawarkan dan juga pada perusahaan. Di sesi ini biasanya muncul  pula  pembicaraan  terkena  penghasilan  dan  tuntidakboleh.  Pewawancara sangat  menghargai  kandidat  yang  bisa  memilih  nominal  penghasilan  yang  ia harapkan,  alasannya  ialah  dianggap  sanggup  melaksanakan  evaluasi  atas kemampuannya  dan  tugas-tugas  yang  akan  dilakukan.  Tentu  saja  angkanya  harus 
logis sambil tetap membuka peluang untuk negosiasi.   Melalui persiapan matang dan unjuk diri yang baik dikala wawancara, kita sudah meninggalkan kesan yang layak untuk dipertimbangan oleh perusahaan (Sumber: “Unjuk Diri yang Baik dalam Wawancara Kerja” dalam Kompas dengan pengubahan).Pada saat berbicara, hindari uraian yang panjang lebar dan bertele-tele. Cobalah mengemas kalimat secara singkat dan serius, namun tetap menarik dan unik. Kita dibutuhkan bisa menunjukkan bahwa kita ialah orang yang tepat untuk posisi yang ditawarkan. Ceritakanlah kemampuan atau pengalaman yang relevan dengan posisi tersebut. Hindari mengKoreksi atasan atau rekan kerja sebelumnya alasannya ialah ini menunjukkan perilaku yang tidak professional. 
  Selama  wawancara  berlangsung,  jadilah  diri  sendiri.  Ungkapan  ini  mungkin terdengar klise,  namun  jauh  lebih  baik  menjadi  diri sendiri  dan  berbicara  dengan jujur,  daripada  mencoba  menyampaikan  sesuatu  yang  berdasarkan  kita  akan membuat  pewawancara  merasa  terkesan.  Jangan  melebih-lebihkan  kualifkasi  kita, apalagi  mengelabui  dengan  mempersembahkan  data yang  tidak  benar.  Cepat  atau lambat,  pewawancara  akan  menemukan  bahwa  data  tersebut  spesialuntuklah karangan. Tunjukkan bahwa kita bisa mengenali diri kita sendiri dengan tepat.   Pewawancara  biasanya  mempersembahkan  peluang  kepada  kita  untuk mengajukan pertanyaan di final wawancara. Gunakanlah peluang ini secara elegan dengan cara menunjukkan rasa ingin tahu kita tentang lingkup dan deskripsi kiprah posisi yang dilamar, peluang pengembangan diri, dan sebagainya. Ini wajar, alasannya ialah bersikap pasif dan menyerahkan segala sesuatu kepada pihak perusahaan tidak akan menambah nilai kita di mata pewawancara.   Calon  yang  mau  bertanya  dalam  porsi  yang  tepat  menunjukkan  kesungguhan minatnya pada posisi yang ditawarkan dan juga pada perusahaan. Di sesi ini biasanya muncul  pula  pembicaraan  terkena  penghasilan  dan  tuntidakboleh.  Pewawancara 
sangat  menghargai  kandidat  yang  bisa  memilih  nominal  penghasilan  yang  ia harapkan,  alasannya  ialah  dianggap  sanggup  melaksanakan  evaluasi  atas kemampuannya  dan  tugas-tugas  yang  akan  dilakukan.  Tentu  saja  angkanya  harus logis sambil tetap membuka peluang untuk negosiasi.   Melalui persiapan matang dan unjuk diri yang baik dikala wawancara, kita sudah meninggalkan kesan yang layak untuk dipertimbangan oleh perusahaan (Sumber: “Unjuk Diri yang Baik dalam Wawancara Kerja” dalam Kompas dengan pengubahan).
E.  Latihan Soal  
 
  1. Jelaskan apa yang terdapat di dalam pernyataan umum sebuah teks prosedur? 
  2. Jelaskan tujuan dibuatnya sebuah teks prosedur? 
  3. Buatlah pernyataan umum dari sebuah teks prosedur berjudul  “Cara Meminjam Buku di Perpustakaan”!







Laporan Hasil Observasi (Materi, Tugas, Latihan Soal dan Petunjuk Pengerjaan Tugas)



BAHAN AJAR PJJ PERTEMUAN ONLINE KE-1

BERISI MATERI PELAJARAN, PENUGASAN MANDIRI, LATIHAN SOAL DAN PETUNJUK PENGERJAAN SOAL

Kompetensi Dasar 3.1. KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 : LAPORAN HASIL OBSERVASI

 

Isi Laporan Hasil Observasi 

 A.  Tujuan Pembelajaran 

 Setelah mempelajari kegiatan pembelajaran 1 ini diharapkan: 

Kalian mampu mengidentifikasi laporan hasil observasi dengan kritis , cermat, dan semangat agar dapat melatih kemampuan pancaindra terhadap lingkungan sekitarnya sehingga menjadi pribadi yang peka dan peduli terhadap lingkungan dan sesama. 

 B.  Uraian Materi 

 Seperti yang disampaikan pada pendahuluan bahwa laporan hasil observasi merupakan hasil kegiatan pengamatan berdasarkan fakta dan data. Laporan hasil observasi terbagi menjadi tiga kategori umum, yaitu fenomena alam, peristiwa budaya, dan kondisi sosial. Fenomena alam meliputi hewan, tumbuhan, dan keadaan lingkungan. Peristiwa budaya meliputi bahasa, seni, dan adat istiadat. Terakhir, kondisi sosial meliputi transportasi, hukum, dan Pendidikan.  

Bagaimana, sudah adakah bayangan oleh kalian apa yang akan pelajari dalam materi ini? kalau belum, tidak apa-apa karena ini masil terlalu awal untuk kalian dapat menyimpulkan. Tidak masalah. Selanjutnya, agar kalian memiliki gambaran yang akan dipelajari, simaklah teks berikut!

Pembelajaran pada Masa COVID-19 

 Saat ini dunia pendidikan tengah menghadapi masalah yang cukup sulit, di antaranya kurikulum 2013 belum dipahami sepenuhnya.  Tambahan lagi, konsep Menteri Pendidikan yang baru, NadiemMakarim,  tentang Indonesia merdeka belajar. Kemudian, muncul lagi kurikulum penyederhanaan dalam kondisi darurat. Hal ini juga membuat para guru makin gamang tentang pembelajaran yang akan diberikan kepada peserta didik.  Permasalahan-permasalahan tersebut merupakan tantangan bagi para guru untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. 

Kini, tantangan para guru bertambah lagi dengan wabah COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) yang tak kunjung usai.  COVID-19 merupakan bencana nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah karena penyebaran virusnya sangat cepat dan menyebabkan kematian. Pemerintah berusaha menghambat penyebaran COVID-19 ini dengan mengimbau masyarakat untuk melakukan physical distancing serta bekerja/ belajar/ beribadah dari rumah.  Situasi ini merupakan hal baru bagi masyarakat, terutama para guru, orang tua, dan peserta didik. Di sini para guru dituntut untuk tetap dapat memberikan pembelajaran kepada peserta didik dengan melalui online. Padahal, para guru tersebut terbagi atas tiga golongan, yaitu golongan guru literat IT, golongan guru aliterat IT, dan golongan guru Iliterat IT. Pertama, guru literat IT adalah guru yang mampu mengetahui berbagai bentuk media dan etika dalam  memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran. Kemampuan memahami teknologi untuk mencetak, mempresentasikan, dan mengakses internet. Guru-guru ini tentunya sudah terbiasa dalam membelajarkan peserta didiknya dengan menggunakan media internet. Pembelajaran secara online bagi mereka bukan hal yang luar biasa. Kedua, guru aliterat IT adalah guru yang tahu IT dan paham IT,  tetapi jarang atau tidak memanfaatkan teknologi  dalam pembelajaran kepada peserta didik. Guru-guru ini hanya terpaku dalam pembelajaran di dalam kelas. Penggunaan internet pun hampir jarang dilakukan.   

Ketiga, guru iliterat IT adalah guru yang buta IT. Guru tersebut tidak mampu memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Guru-guru ini masih menggunakan metode dan media model lama. Mereka sama sekali tidak pernah menggunakan teknologi. Hal ini kemungkinan fasilitas sarana dan prasananya yang tidak ada. 

Ketiga golongan guru inilah kenyataan yang berada di lapangan. Para guru ini yang akan menghadapi para peserta didik. Dengan kondisi ini, dampak dunia pendidikan sangat terasa.  Bukan hanya di Indonesia, tetapi di seluruh dunia. Dunia pendidikan, organisasi pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan PBB Unesco menyebut hampir 300 juta siswa di seluruh dunia terganggu sekolahnya dan terancam hak-hak pendidikan mereka di masa depan. Bahkan, di Indonesia Kemendikbud memutuskan untuk membatalkan Ujian Nasional 2020. 

Pembelajaran pun dilakukan di rumah. Para guru diminta untuk membuat rencana pembelajaran.  Hal ini bukanlah hal mudah untuk mengubah kebiasaan mengajar di depan kelas dengan mengajar virtual tidak gampang. Bukan hanya guru yang harus beradaptasi dengan kondisi ini, melainkan orang tua dan peserta didik juga harus beradaptasi. Orang tua harus siap mendampingi anaknya belajar di rumah. 

Awalnya menyenangkan bagi siswa tertentu, tetapi akan membosankan jika terlalu lama. Orang tua mulai kerepotan mendampingi anaknya karena mereka juga memiliki aktivitas lain yang berbarengan dengan kegiatan itu. Pembelajaran tidak lagi menyenangkan bagi peserta didik, tetapi sebaliknya, mereka jenuh dan bosan. Mereka rindu ke sekolah. Akan tetapi, pandemi ini dapat diambil manfaatnya, yaitu kesiapan  guru dalam kondisi apapun dan kreativitas guru dalam pembelajarannya kepada peserta didik. Guru-guru diharapkan tidak hanya memberikan tugas dan tugas kepada peserta didik sehingga membuat mereka stres.  Guru juga harus dapat mengubah kebiasaannya dalam mengajar. Sebelumnya, guru terbiasa mulai mengajar dari konten kemudian proses. Karena kondisi ini, pembelajaran pun harus disesuaikan. Guru harus terbiasa mulai mengajar dari proses baru kemudian kontennya. Hal ini membutuhkan pelatihan untuk para guru. Selain itu, guru harus siap membuka dirinya terhadap kemajuan teknologi demi kepentingan dan kemajuan peserta didik serta pendidikan di Indonesia.  

 (Sumber: Indri Anatya Permatasari) 

Dapatkah kalian menemukan ciri khas dari teks laporan hasil observasi berdasarkan teks “Pembelajaran pada Masa COVID-19”? 

 Ya, kalian benar! hal-hal yang telah kalian temukan, yakni  

(a)  Mengandung fakta 

  • COVID-19 merupakan bencana nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah 
  • Pemerintah berusaha menghambat penyebaran COVID-19 ini dengan mengimbau masyarakat untuk melakukan physical distancing serta bekerja/ belajar/ beribadah dari rumah.  
  • Para guru terbagi atas tiga golongan, yaitu golongan guru literat IT, golongan guru aliterat IT, dan golongan guru Iliterat IT. 
  • Dunia pendidikan, organisasi pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan PBB Unesco menyebut hampir 300 juta siswa di seluruh dunia terganggu sekolahnya dan terancam hak-hak pendidikan mereka di masa depan.  
  • Kemendikbud memutuskan untuk membatalkan Ujian Nasional 2020.  
  • Pembelajaran pun dilakukan di rumah. 
  • Para guru diminta untuk membuat rencana pembelajaran.   
  • Orang tua mendampingi anaknya belajar di rumah.  
  • Orang tua mulai kerepotan mendampingi anaknya karena mereka juga memiliki aktivitas lain yang berbarengan dengan kegiatan itu.  

 (b)  Bersifat objektif 

Hal ini terbukti tidak adanya keberpihakan penulis terhadap hal-hal yang dilaporkan. Tidak ada yang ditutupi untuk kepentingan pihak tertentu, yaitu tidak terdapat kata ganti orang pertama, tetapi terdapat kata ganti orang ketiga atau kata benda sebagai objek. Misalnya: Saat  ini  dunia  pendidikan  tengah  menghadapi  masalah  yang  cukup  sulit,  di antaranya kurikulum yang belum dipahami sepenuhnya oleh guru-guru di sekolah. Hal ini terbukti masih berlakunya  kurikulum  2006  untuk  pembelajaran  di  sekolah.  Akibatnya,  guru  yang menggunakan  kurikulum  2006  tidak  memahami  kurikulum  2013.  Tambahan  lagi,  konsep Menteri Pendidikan yang baru, Nadiem Makarim,  tentang Indonesia merdeka belajar. Hal ini juga membuat para guru makin gamang tentang pembelajaran yang akan diberikan kepada peserta  didik.    Permasalahan-permasalahan  tersebut  merupakan  tantangan  bagi  para  guru untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. 

 (c)  Ditulis lengkap dan menyeluruh 

Laporan hasil observasi ditulis secara rinci dan detail sesuai dengan pengamatan yang dilakukan oleh penulis. Misalnya terdapat deskripsi bagian dalam laporannya. 

Contoh: Pertama,  guru  literat  IT  adalah  guru  yang  mampu  mengetahui  berbagai  bentuk  media  dan etika dalam  memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran. Kemampuan memahami teknologi untuk  mencetak,  mempresentasikan,  dan  mengakses  internet.  Guru-guru  ini tentunya  sudah terbiasa  dalam  membelajarkan  peserta  didiknya  dengan  menggunakan  media  internet. 

Pembelajaran secara online bagi mereka bukan hal yang luar biasa.  

(d)  Bersifat kekinian / terbaru 

Berita, kegiatan, atau pengamatan yang dilaporkan merupakan sebuah fenomena terbaru yang harus diketahui oleh pembaca. 

Misalnya: 

Laporan hasil observasi “Pembelajaran pada Masa COVID-19” merupakan fenomena yang sedang terjadi saat ini. 

(e)  Menambah pengetahuan dan wawasan pembacanya. 

Laporan ini memberikan pengetahuan di antaranya, tentang coronavirus dan pembagian tipe guru pada pembelajaran yang menggunakan media IT. 

 Contoh: 

Mewabahnya COVID-19 (Corona Virus Disease 2019).  COVID-19 merupakan bencana nasional yang  telah  ditetapkan  oleh  pemerintah  karena  penyebaran  virusnya  sangat  cepat  dan menyebabkan kematian. Pemerintah berusaha menghambat penyebaran COVID-19 ini dengan mengimbau  masyarakat  untuk  melakukan  physical  distancing  serta  bekerja/  belajar/ beribadah dari rumah. Situasi ini merupakan hal baru bagi masyarakat, terutama para guru, orang  tua,  dan  peserta  didik.  Di  sini  para  guru  dituntut  untuk  tetap  dapat  memberikan pembelajaran kepada peserta didik dengan melalui online. Padahal, para guru tersebut terbagi atas  tiga  golongan,  yaitu  golongan  guru  literat  IT,  golongan  guru  aliterat  IT,  dan  golongan guru Iliterat IT. 

 Terima kasih, ya, kalian sudah dapat menemukan ciri-ciri laporan hasil observasi berdasarkan bacaan yang disajikan. Semoga kalian akan dapat menemukan ciri-ciri laporan hasil observasi pada teks lainnya agar kalian dapat menyimpulkan ciri-ciri laporan hasil observasi secara tepat. 

 2. Fungsi Laporan Hasil Observasi 

 Laporan hasil observasi termasuk ke dalam ragam teks berbasis fakta. Hai-hal yang disampaikan di dalamnya haruslah faktual. Seperti teks laporan hasil observasi yang berjudul ”Pembelajaran pada Masa COVID-19”, di dalamnya disajikan fakta bahwa kendala guru menyikapi pembelajaran dengan mewabahnya COVID-19 (Corona Virus Disease 2019).   

 Dalam laporan hasil observasi dipaparkan tidak hanya perihal pembelajaran atau wabah covid-19,tetapi dapat juga tentang objek-objek yang bersifat umum lainnya, seperti kurikulum, bahaya coronavirus, dampak coronavirus terhadap pembelajaran, baik dari peserta didik, guru, maupun orang tua. Cara pengumpulan faktanya dapat dilakukan dengan menggunakan sejumlah referensi lain,  pengamatan  biasa, ataupun media  cetak  atau  internet.  Dengan  cara  tersebut,  suatu  objek dapat  digambarkan  dengan  kata-kata  secara  jelas  sehingga  pembaca  dapat  memperoleh gambaran umum tentang objek tersebut, baik itu berupa suasana, kondisi, atau pelaksanaan suatu kegiatan ataupun yang lainnya. Wujud  teksnya  dapat berupa  artikel, makalah,  ataupun laporan penelitian.  

 Adapun  posisinya  dalam  suatu  laporan,  Laporan observasi terdapat  dua  jenis,  yaitu  pertama berdasarkan  pengamatan tentang  suatu  objek ataupun  fenomena  berfungsi untuk  memberikan wawasan  ataupun  pengetahuan;  memberitahukan  kepada  pihak  berwenang  atau  terkait  suatu fakta-fakta yang ada di dalamnya. Selanjutnya, fakta-fakta tersebut dapat dijadikan sebagai dasar penyusunan kebijakan. Contohnya dari teks laporan hasil observasi kerusakan lingkungan; fakta-fakta  yang  ada  di  dalamnya  dapat  dijadikan  dasar  bagi  pihak-pihak  terkait  untuk  melakukan sejumlah tindakan untuk mengatasi persoalan tersebut.  

 Kedua,  laporan  observasi  tentang  suatu  kegiatan,  perjalanan,  penelitian  lapangan,  penelitian laboratorium,  dan sejenisnya berfungsi sebagai  sebuah  bentuk  pertanggungiawaban  atas  suatu kegiatan  yang  dilaksanakan penulisnya.  Dengan  laporan  tersebut penulis  harus  memaparkan berbagai hal yang telah dilakukan. Demikian halnya dengan laporan hasil observasi, penulis harus menjelaskan kegiatan-kegiatan penting  yang  telah  dilakukan  selama  melakukan  observasi  atas objek tertentu beserta hasil-hasilnya. Dengan demikian, teks laporan hasil observasi secara umum berfungsi sebagai alat pendokumentasian suatu objek atau suatu kegiatan.  

 Berdasarkan keterangan tersebut, dapatkah kalian menyimpulkan fungsi dari laporan hasil observasi? ya, benar. Fungsi laporan hasil observasi, antara lain sebagai berikut:

(a)  Laporan observasi tentang suatu objek ataupun fenomena berfungsi untuk memberikan wawasan ataupun pengetahuan; memberitahukan kepada pihak berwenang atau terkait suatu fakta-fakta yang ada di dalamnya. 

(b)  Laporan observasi tentang suatu kegiatan, perjalanan, penelitian lapangan, penelitian laboratorium, dan sejenisnya berfungsi sebagai sebuah bentuk pertanggungiawaban atas suatu kegiatan yang dilaksanakan penulisnya.  

 Sekali lagi terima kasih, kalian kembali telah menemukan fungsi laporan hasil observasi. Dengan kedua bekal ini, yaitu memahami ciri-ciri dan fungsi laporan hasil observasi kalian dapat mengidentifikasi isi laporan hasil observasi.   Demikianlah, kegiatan pembelajaran 1 telah selesai. Semoga kalian dapat mengikuti tahap demi tahap kegiatan pembelajaran 1 ini sehingga kalian dapat menyelesai tugas dan latihan soal dengan baik. 

Tetap semangat! Kalian cerdas! 

untuk lebih memahami Materi di atas, silakan Tonton Video Berikut ini :


D.  Penugasan Mandiri 

 Untuk membantu kalian memahami teks laporan hasi observasi “Pembelajaran pada Masa Covid-19”, kerjakan tugas-tugas berikut! 

1.  Buatlah pertanyaan terkait isi laporan, seperti, 

     a.  Informasi apa saja yang disampaikan dalam teks tersebut? 

    b. Mengapa dunia pendidikan menghadapi masalah sulit? 

   c.  Jelaskan sebab-sebabnya! 

   d. Dampak apa saja  yang terjadi akibat wabah pandemi covid-19? 

2.  Jawablah pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan singkat dan jelas! 

3.  Mengapa teks tersebut digolongkan teks laporan hasil observasi? 



PETUNJUK PENGERJAAN TUGAS

1. Baca secara cermat Materi tentang Laporan Hasil Observasi
2. Kerjakan Penugasan Mandiri dan Latihan Soal di atas pada Buku Tugas Kalian
3. Jika sudah selesai mengerjakan, Foto atau VideoTugas Kalian, lalu kirimkan ke Guru Mata Pelajaran 
    Melalui WA Pribadi Guru Mata Pelajaran dengan Format File : Nama_Siswa, Kelas (contoh : 
    Udin_Kelas_X_MIPA-!)
4. Buku Tugas wajib di setor kepada Guru Mata Pelajaran (Penyetoran Buku Tugas di sesuaikan dengan
    Kesepakatan Guru Mata Pelajaran. Contoh : Tugas Bahasa Indonesia di Kumpul/disetor di Sekolah, 
    Hari Senin, Jam 08.00 -17.00 WITA